Perkembangan Teknologi dalam Interior Kantor

Perkembangan teknologi dalam interior kantor semakin meningkat. Dengan adanya perkembangan zaman, maka semakin berkembang juga peran teknologi dalam interior kantor.
Saat ini, teknologi menjadi sarana ataupun media utama dalam perancangan interior kantor. Selain itu, saat ini perancangan interior kantor tidak lepas dari teknologi. Dan teknologi sangat mempermudah interior kantor.
Perkembangan teknologi dalam interior kantor juga sangat dirasakan oleh para ahli desain. Kinerja para ahli desain semakin efektif, cepat dan mudah. Selain itu, hasil interior kantor juga semakin akurat sesuai dengan yang diharapkan.
Perkembangan teknologi dalam interior kantor sangat dapat dibedakan dari konsep awal interior kantor. Dilihat dari perbedaan keindahan interior kantor dan kecanggihan perancangan interior kantor saat ini, dapat memperlihatkan perkembangan teknologi dalam interior kantor secara jelas.
Dalam artikel ini, akan membahas perkembangan teknologi dalam interior kantor. Bagaimana konsep awal interior kantor? Bagaimana implementasi teknologi interior kantor pada awalnya? Apa saja perkembangan implementasi teknologi interior kantor saat ini?

A.Konsep Awal Interior Kantor

Jika dilihat dari pengertiannya, kantor merupakan suatu ruang, rumah atau gedung yang dijadikan suatu tempat untuk melakukan suatu pekerjaan. Sehingga sebuah kantor berfungsi untuk penangan informasi dan pengambilan keputusan.
Pada awalnya, konsep kantor hanya sebuah ruangan yang digunakan di dalam rumah untuk bekerja. Tetapi seiring dengan berkembangnya kebutuhan manusia, maka terjadi perkembangan desain interior kantor.
Menurut Santa R. dan Roger C. dalam bukunya Tomorrow’s Office, “Business in changing worldwide”, pada tahun 1880 mulai terjadi perkembangan untuk desain interior kantor. Manusia memulai membangun fasilitas untuk perkantoran dan mulai terlihat gedung perkantoran.
Perkembangan interior kantor juga dituliskan oleh John F. Pile dalam bukunya Interiors Second Book Of Office. Menurutnya, sebuah kantor membutuhkan tidak hanya satu ruangan tetapi lebih dari satu ruangan.
Selain itu, terdiri dari beberapa ruang kecil yang memiliki fungsi berbeda dan ditata sejajar dan bersebelahan seperti tatanan kamar hotel yang memiliki sebuah koridor untuk sirkulasi publik kantor.

Beberapa syarat fisik interior kantor adalah sebagai berikut :
a.Tinjauan tentang besaran ruang (layout) dan sirkulasi gerak.
b.Tinjauan tentang aspek pembentuk ruangan.
c.Tinjauan tentang unsur pelengkap ruangan yaitu pintu, jendela, perabot, penyimpanan (lemari, kabinet atau rak penyimpanan) dan aksesoris.
d.Tinjauan tentang unsur tata kondisional yaitu pencahayaan, cahaya dan sudut pandang, penghawaan (temperatur), akustik atau intensitas suara, sistem keamanan dan perlindungan, dan warna dari setiap ruangan yang sangat memberikan pengaruh besar.

Menurut John F. Pile, sebuah kantor memerlukan teknologi seperti telepon dan mesin tik. Hal ini karena adanya pergeseran budaya yang memberikan perubahan dan perkembangan bagi interior kantor. Saat inilah awal dimulainya perkembangan teknologi dalam interior kantor.

B. Implementasi Teknologi pada Awal Perkembangan Interior Kantor

Implementasi teknologi pada interior kantor dimulai oleh sebuah kantor bisnis pada tahun 1844. Teknologi yang digunakan berupa sandi morse dan adanya sebuah telepon pabrik pada tahun 1876.
Perkembangan teknologi ini terus berlanjut pada tahun 1900. Sebuah kantor perusahaan asuransi mengembangkan teknologi untuk interior kantor. Awalnya teknologi yang digunakan saat itu secara manual yaitu pena dan tinta. Hal ini digunakan untuk melakukan pembukuan dan file-file angka. Selain itu, teknologi itu digunakan untuk menulis perjanjian agar tidak hilang.
Teknologi selanjutnya yang digunakan adalah lampu minyak sebagai alat pencahayaan, perubahan penyusunan meja yang semakin teratur dan pengaturan file yang disusun secara abjad. Dan teknologi terakhir yang digunakan adalah untuk penataan interior kantor.
Perkembangan teknologi dalam interior kantor terus meningkat. Dengan adanya desain grafis yang pertama kali diperkenalkan pada 1922, perancangan interior kantor semakin meningkat. Pada saat itu, teknologi yang digunakan adalah alat-alat tulis dan kertas karena masih menggunakan cara manual.
Perkembangan teknologi dalam interior kantor semakin meningkat dengan adanya penemuan komputer. Komputer pertama kali digunakan menjadi alat bantu untuk menghitung konstruksi dan biaya. Sejak saat itu, komputer dijadikan sebagai alat bantu untuk melakukan perancangan interior kantor. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi, maka implementasi teknologi terhadap interior kantor juga semakin berkembang.

C. Perkembangan Teknologi dalam Interior Kantor Saat ini

Seperti pembahasan sebelumnya, teknologi terus mengalami perkembangan dan berdampak juga terhadap perkembangan teknologi dalam interior kantor. Perkembangan teknologi dalam interior kantor semakin nyata dan memberikan hasil yang semakin lebih baik.
Teknologi yang semakin berkembang dalam interior kantor adalah teknologi informasi dan teknologi digital ataupun teknologi komputasi. Kedua teknologi ini terus berkembang hingga saat ini dan tentunya semakin memberikan dampak yang besar. Sehingga, kedua teknologi ini tidak bisa lepas dari perancangan interior kantor.

Beberapa implementasi teknologi dan perkembangan teknologi dalam interior kantor adalah sebagai berikut :
1. Dalam hal komunikasi antara ahli desain dengan kliennya. Dahulu, para ahli desain menggunakan media tertulis seperti media surat atau dengan perantara orang lain dan telepon untuk berkomunikasi. Pada saat ini, dengan adanya layanan internet, smartphone, dan media sosial lebih mempermudah komunikasi, mempercepat proses pengerjaan dan komunikasi lebih efisien.
2. Dalam hal pengumpulan data dan pencarian data terkait interior kantor. Dahulu, para ahli desain mencari informasi dengan memanfaatkan catatan tangan dan mencari informasi dari sumber tertentu. Saat ini, pengumpulan data dan pencarian data dapat mudah dilakukan melalui komputer, laptop, smartphone dan virtual yaitu internet.
3. Perkembangan teknologi digital untuk pembuatan sketsa awal, pengembangan desain, presentasi dan pembuatan gambar kerja. Dahulu, seluruh proses desain interior dibuat menggunakan spidol, pensil warna, cat air, dan cat minyak secara manual. Sekarang ini, prosesnya sudah menggunakan teknologi digital yaitu komputer.
Penggunaan teknologi digital ini juga semakin berkembang. Jika di awal perkembangannya teknologi digital digunakan sebagai alat bantu untuk menghasilkan produk secara cepat dan akurat dan alat bantu hitung, maka sekarang digunakan untuk menghasilkan konsep-konsep baru, melakukan inovasi terhadap desain, dan memecahkan geometri-geometri yang memiliki kompleksitas yang tinggi.
Teknologi digital juga semakin berkembang dengan adanya software-software semakin berkembang dengan adanya bentuk 2D, 3D, animasi, dan virtual. Misalnya software 3D Max telah berkembang menjadi 3D Studio Max, Auto CAD yang berkembang dari awalnya hanya 2D menjadi 3D, animasi, maya dan rendering (presentasi) dan adanya Auto CAD Architecture.
Selain itu, adanya software lain yang diciptakan untuk mendukung desain interior kantor misalnya SketchUp, Autodesk Revit, Revit Architecture, Softplan dan lain sebagainya. Lalu adanya perkembangan dengan aplikasi online untuk desain interior kantor. Misalnya, Autodesk Homestyler, Sweet Home 3D, dan Exhibit core.
Selain merancang, software tersebut juga memberikan informasi tambahan tentang rancangan tersebut seperti ukuran tiap material, RAB dan lain sebagainya. Dan juga memberikan bentuk hasil rancangan seperti nyata dan memberikan gambaran yang jelas.
4. Perkembangan teknologi dalam interior kantor juga diaplikasikan dalam hal perhitungan. Misalnya perhitungan konstruksi, biaya, utilitas dan energi yang telah memanfaatkan teknologi digital. Jika dahulu perhitungan dilakukan dengan alat hitung manual, maka saat ini tidak lagi. Teknologi digital telah berkembang dengan adanya software yang digunakan untuk membantu perhitungan RAB. Hampir semua software dilengkapi dengan informasi misalnya AutoCAD dan autodesk revit.
5. Perkembangan teknologi dalam interior kantor dengan adanya pengenalan dan pemanfaatan teknologi baru. Dahulu, pemanfaatan teknologi digunakan untuk hal-hal yang bersifat eksploitasi material interior kantor. Sekarang ini, pemanfaatan teknologi digunakan secara positif. Para ahli desain sudah mulai memikirkan konsep green design dan mulai memikirkan teknologi baru misalnya pemanfaatan sinar matahari menjadi energi.
6. Perkembangan teknologi dalam interior kantor dengan adanya pemanfaatan teknologi lainnya. Pemanfaatan teknologi lainnya adalah untuk merancang interior kantor dengan menggabungkan gambar virtual dan real.

Beberapa contohnya yaitu :

Artificial Intelligence atau sering disebut kecerdasan buatan. Teknologi ini mampu membantu dalam proses keseluruhan perancangan dan perencanaan. Teknologi mampu membantu menentukan lokasi konstruksi, dan membantu menentukan metode pe dan membuat rancangan peta 3D.
Selain itu, penggunaan teknologi seperti sensor dan GPS yang digunakan untuk memperhitungkan rute aman dalam sebuah perancangan. Teknologi ini juga mampu mengontrol setiap ruangan, seperti pencahayaan, temperature dan semua peralatan audio.
Ada beberapa model pengembangan Artifial Intelligence yaitu BIM (Building Information Modelling) yaitu teknologi yang mampu memotong waktu, kesalahan, dan biaya dengan sangat baik dan VA (Virtual Assistant) yang berguna untuk menambahkan teknologi percakapan alami ke dalam sistem informasi BIM.
Virtual Reality merupakan teknologi yang membuat pengguna berinteraksi dengan lingkungan maya dan disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa sedang berada dalam lingkungan tersebut. Teknologi sudah memberikan hasil akhir dalam bentuk 3D dan hasil grafisnya lebih baik ini. Teknologi ini memperkuat marketing perusahaan dan mampu menjangkau kliennya yang jauh.
Augmented Reality (AR) merupakan teknologi terbaru dan cabang ilmu dari Virtual Reality (VR). Perbedaan antara AR dan VR sangat jelas yaitu lingkungan yang ingin disimulasikan. VR berada dalam lingkungan maya dan membuat kita merasa dalam lingkungan itu. Sedangkan AR, mensimulasikan langsung mengarah kepada lingkungan yang nyata.
Teknologi ini menggabungkan dua benda maya ke dalam lingkungan nyata tiga dimensi dalam waktu nyata. Tujuan AR adalah sebagai wujud proyektor retina yang menyediakan tampilan informasi yang terkait dan dipetakan ke dalam lingkungan sekitar secara nyata.
Teknologi ini merupakan teknologi baru yang melibatkan overlay grafis komputer pada dunia nyata. Di dalam desain interior kantor, teknologi ini digunakan untuk memilih perabotan rumah yang sulit untuk ditentukan untuk diletakkan pada ruangannya. Jadi, teknologi ini membantu untuk mensimulasikan perabotan tersebut diruangan yang akan ditempatkan dan menemukan perabotan yang sesuai.

Perkembangan teknologi dalam interior kantor sudah dijelaskan dari awal dibentuknya sebuah kantor hingga sekarang. Teknologi terus berkembang dan desain interior kantor semakin canggih. Dengan keadaan teknologi yang terus berkembang, akan memberikan manfaat yang meningkat kepada para ahli desain. Tetapi, keadaan teknologi ini juga mengharuskan para ahli desain untuk terus belajar.
Jadi, perkembangan teknologi dalam interior kantor menghasilkan suatu hasil yang modern, canggih dan semakin akurat.


%d blogger menyukai ini: